Tips Tepat Merawat AC Mobil Agar Tetap Dingin

Melakukan perawatan pada mobil tentu saja harus dilakukan secara rutin meskipun anda melakukan sendiri di rumah, karena melakukan pengecekan dan perawatan sangat membantu untuk meminimalis adanya kerusakan yang terjadi seperti kerusakan pada AC mobil. Adanya AC saat berkendara dengan mobil membuat kita merasa senantiasa sejuk dan nyaman di dalamnya. Apalagi jika mengingat kondisi cuaca di negara tropis seperti Indonesia yang memang cukup panas terlebih dengan kondisi lalu lintas yang selalu macet. Sehingga tidak salah jika peranan AC mobil sangat penting untuk menciptakan kenyamanan. Mobil dengan dilengkapi sistem pendingin ruangan yang satu ini pun sudah tidak menjadi hal yang baru lagi saat ini.

Tak jarang karena terlalu sering dipakai, AC mobil mengalami penurunan kinerja sehingga menyebabkan AC kurang dingin. Hal ini tentu akan sangat mengganggu terutama bagi Anda saat berkendara dengan mobil. Sebagian besar dari kita mungkin akan berasumsi kemungkinan terjadi karena freon yang berkurang atau habis. Namun sedikit informasi, freon pada AC mobil tidak akan habis dalam jangka waktu yang lama. Freon yang cepat berkurang atau habis kemungkinan disebabkan oleh sistem pendingin AC yang mengalami kebocoran.

Adapun penyebab AC mobil tidak dingin, bisa dikarenakan berbagai alasan seperti kebocoran pada selang AC, kerusakan pada evaporator, hingga kerusakan pada kompresor. Untuk menghindari kemungkinan AC tidak dingin lagi, maka penting sekali untuk melakukan perawatan pada AC mobil. Berikut ini ada beberapa tips-tips yang bisa Anda lakukan, diantaranya yaitu:

  • Menjaga kebersihan lantai dan karpet mobil.

Kebersihan pada lantai mobil dan karpet ternyata juga sangat penting untuk menjaga agar AC tetap dingin. Kebersihan pada keduanya akan membuat udara dalam kabin mobil menjadi bersih sehingga kinerja dari filter AC tidak terlalu terbebani dengan keras saat menyaring kotoran dan debu.

  • Membersihkan kondensor AC mobil.

Saat mencuci mobil, bukalah pada kap mesin mobil kemudian semprotkan air dengan kencang pada kondensor AC mobil untuk membersihkan kotoran dan debu yang menempel. Bagian ini biasanya terletak di depan radiator dan memiliki bentuk yang hampir sama dengan radiator. Kotoran yang mengeras pada kondensor AC mobil akan menyebabkan korosi yang berakibat pada kebocoran di bagian-bagiannya. Untuk itu bersihkan secara rutin untuk bagian kondensor AC.

  • Parkir mobil di tempat yang teduh.

Jika ingin memarkirkan mobil, terutama dalam jangka waktu yang lama, usahakan untuk mencari tempat yang teduh. Memarkirkan mobil di tempat yang panas akan menyebabkan kinerja AC menjadi bertambah berat, sehingga untuk membuat kabin mobil menjadi dingin membutuhkan waktu yang cukup lama.

  • Memberi jeda istirahat AC saat perjalanan jauh.

AC yang digunakan secara terus menerusĀ akan menyebabkan pembekuan pada saluran AC mobil, untuk itu beri jeda dengan mematikan AC.

  • Memastikan extrafan kipas bekerja.

Extrafan yang mati saat AC masih hidup akan menyebabkan kerusakan pada kompresor bahkan berpotensi selang kompresor meledak saat digunakan.

  • Tidak merokok dalam ruangan mobil yang ber-AC.

Asap rokok akan mengotori evaporator karena kandungan nikotin pada rokok akan lengket dan menyebabkan bau tidak sedap yang susah dihilangkan.

  • Lakukan pengecekan rutin.

Pengecekan secara rutin bisa dilakukan pada komponen-komponen AC mobil untuk mengetahui jika ada kerusakan yang terjadi, sehingga tidak merembet ke bagian-bagian yang lain.

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *