4 Alasan Mengapa Sebaiknya Anda Tidak Membeli Mobil Bekas

Sebuah mobil memiliki peranan yang sangat penting bagi sebuah masyarakat, itulah mengapa yang membuat mereka berbondong-bondong untuk membelinya, tak hanya seri terbaru, melainkan juga yang bekas, digunakan untuk menunjang kegiatan sehari-hari atau bahkan dipakai sebagai modal usaha, Anda sendiri bisa dengan mudah menemukan produknya di pasaran dalam berbagai pilihan jenis, mulai dari kendaraan keluarga hingga kendaraan sporty yang bisa disesuaikan dengan selera dan juga budget.

Berbicara mengenai sebuah kendaraan sendiri sebenarnya hal ini tidak termasuk sebagai salah satu instrumen investasi terbaik, mengingat dari segi harganya sendiri yang tergolong mahal, namun tidak sertai dengan harga jualnya ke pasaran yang turun cukup tinggi. Namun bagaimanapun keberadaannya tetap menjadi bagian yang sangat penting, sehingga tak jarang yang bahkan mengoleksi dengan jumlah lebih dari satu di rumahnya, tentu untuk menunjang berbagai macam kebutuhan perjalanan agar lebih nyaman.

Lalu sebaiknya beli yang mana, mobil baru atau bekas. Banyak pastinya diantara Anda yang memiliki keuangan kurang sehingga lebih senang membeli kendaraan bekas, padahal sebenarnya ada banyak sekali alasan yang sebenarnya kurang dianjurkan bagi konsumen untuk membeli kendaraan second ini, diantaranya adalah:

  1. Ingin beli dengan sistem cicilan, maka bunganya juga jauh lebih besar, nilai bunga ini sudah bisa digabung untuk membeli sebuah kendaraan baru, sistem pembelian secara kredit memang mengharuskan Anda untuk membayarkan biaya bunga, tak jarang diantaranya bunga tersebut nilainya sangat tinggi. Jika dihitung-hitung sebenarnya sama dengan Anda membeli produk barunya.
  2. Performa yang sudah tidak semaksimal dulu, faktanya kendaraan bekas pakaian orang lain, apalagi dalam jangka waktu lama tanpa diimbangi dengan perawatan yang tepat pastinya akan menurunkan kualitas atau performanya. Sehingga Anda tidak akan bisa mendapatkan kualitas terbaik untuk digunakan sehari-hari, jikapun masih nyaman, namun tidak semaksimal dulu.
  3. Tampilannya tidak lagi semulus produk barunya, selain dari segi performa, maka bagian lain yang bisa dilihat secara nyata memang dari body atau eksterior dari kendaraan tersebut yang pastinya tidak sebagus ketika masih baru beli. Di beberapa segi mungkin masih dapat diperbaiki, namun mengharuskan Anda keluar biaya lagi tentunya dan belum tentu nilainya juga kecil.
  4. Harga jual kembalinya sangat murah atau turun, tak kalah penting untuk menjadi pertimbangan adalah harga jualnya kembali di pasaran jika sewaktu-waktu Anda ingin berganti dengan sebuah kendaraan baru dan menjual yang lama, karena memang sudah dua kali dijual maka harganya juga kian merosot, bahkan tidak sampai setengahnya.

Itulah mengapa lebih disarankan bagi Anda untuk membeli sebuah mobil baru, jika harga masih menjadi masalah, maka Anda bisa membelinya dengan sistem angsuran atau kredit.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *